Langsung ke konten utama

Pengembangan kurikulum

Istilah pengembangan kurikulum adalah merupakan salah satu istilah yang memiliki makna yang beragam. Dilihat dari sisi etimologi, istilah pengembangan kurikulum sering dirujuk dari istilah development curriculum. Menurut Zais adalah development curriculum adalah a process that determines how curriculum construction will proceed (sebuah proses yang menentukan bagaimana konstruksi kurikulum akan selesai).
Dalam konteks ini istilah pengembangan kurikulum tidak lain adalah meruapakan suatau upaya rekonstruksi ulang kurikulum yang ada, baik kurikulum iptek maupun imtaq. Menurut Hasan mengemukakan bahwa aspek-aspek yang menjadi lingkup kajian dan pengembangannya adalah meliputi pengembangan ide atau kosepsi, pengembangan rencana tertulis, pengembangan rencana implementasi kurikulum, dan pengembangan evaluasi hasil implementasi (hasil pembelajaran).
Menurut Undang-Undang tentang Sistem Pendidikan Nasional Nomor 20 tahu 2003, pasal 36 ayat (1), yang menyatakan bahwa “pengembangan kurikulum dilakukan dengan mengacu pada standar nasional pendidikan dan dilakukan dengan prinsip diversifikasi sesuai dengan satuan pendidikan, potensi daerah dan peserta didik”
Pengembangan kurikulum pendidikan Agama Islam (PAI) dapat diartiakn sebagai: (1) kegiatan menghasilkan kurikulum PAI (2) proses yang mengaitkan satu komponen dengan yang lainnya untuk menghasilkan kurikulum PAI yang lebih baik, dan (3) kegiatan penyusunan (desain), pelaksanaa, penilain, dan penyempurnaan kurikulum PAI(muhaimin;2010).
Dari pengertian diatas penulis menyimpulkan pengembangan kurikulum PAI ialah suatu proses evaluasi kurikulum yang mana untuk memunculkan, memperbaiki ataupun menyempurnakan kurikulum untuk mendapatkan system pendidikan lebih baik.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kekerasan psikis

Kekerasan Psikis Kekerasan, tidak melulu hanya kekerasan fisik semata. Banyak kasus khususnya kasus Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT), di mana pelaku tidak pernah melakukan pemukulan dan kekerasan fisik lain, namun akibat dari perbuatan pelaku, korban mengalami penderitaan yang berat. Kekerasan psikologis, atau dalam pasal 7 Undang-undang No 23 tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga disebut sebagai kekerasan psikis adalah perbuatan yang mengakibatkan ketakutan, hilangnya rasa percaya diri, hilangnya kemampuan untuk bertindak, rasa tidak berdaya, dan/atau penderitaan psikis berat pada seseorang. Sebagai contoh, kasus yang dialami ibu A yang merasa suaminya selalu mendiamkannya, dan bila berkata-kata merendahkan ibu A. Suami tidak mau menyapa apalagi menyentuhnya, sampai akhirnya ibu A membakar diri. Suami ibu A tidak pernah melakukan kekerasan fisik. Namun tindakan suami dengan selalu mendiamkan membuat ibu A tidak percaya diri. Ibu A juga semakin mera...

Pengelolaan Kurikulum

A. Perencanaan Pengajaran Perencanaan adalah proses menetapkan tujuan dan menyusun metode atau dengan kata lain atau cara mencapai tujuan. Proses perencanaan merupakan pross intelektual seseorang dalam menentukan arah sekaligus menentukan keputusan untuk diwujudkan dalam bentuk tindakan atau kegiatan dengan memperhatikan peluang dan berorientasi pada masa depan. B. Pihak-Pihak Terkait Dalam Pengembangan Kurikulum Kegiatan pengembangan kurikulum membutuhkan perencanaan dan sosialisasi agar pihak-pihak terkait memiliki persepsi dan dan tindakan yang sama. Pihak-pihak yang terlibat dalam pengembangan kurikulum ini yang meliputi pakar ilmu pendidikan, administator pendidikan, guru, orang tua, peserta didik. C. Implementasi Kurikulum Implementasi merupakan suatu proses penerapan ide, kosep, kebijakan atau inovasi dalam bentuk tindakan praktis sehingga memberikan dampak, baik berupa perubahan pengetahuan, keterampilan maupun nilai dan sikap. D. Evaluasi Kurikulum Evaluasi dinyat...